kakak.ai

Ilustrasi Penggunaan · Pendidikan Tinggi Indonesia

Dari beban administrasi
ke waktu untuk berpikir.

Begini cara tim akademik — dosen, peneliti, dan tenaga kependidikan — memakai kakak.ai untuk memenuhi standar Kurikulum OBE, mempercepat luaran riset, dan mengurangi beban administrasi tiap minggu.

Estimasi berdasarkan pola penggunaanPendidikan tinggi & tim profesionalBisa dicoba gratis
Sudah punya akun? Masuk
kakak.ai Aktif
Bantu literature review: ML untuk deteksi hoax di Indonesia
✦ Scholar Agent menemukan 64 paper relevan 📚
Gap: belum ada studi longitudinal terbaru di Indonesia. [Santoso][Putri]
Literature Review64 Sitasi APASiap
GPT · Claude · Gemini · Grok · 60+ model lainnya
Tantangan

Beban akademik yang tidak lagi sepadan dengan waktu

Institusi pendidikan tinggi dan tim profesional di Indonesia menghadapi tekanan kepatuhan dan volume kerja yang terus meningkat, sementara jam kerja tetap terbatas.

Kepatuhan Kurikulum OBE

Dosen harus memetakan CPL–CPMK, menyusun RPS, dan menyiapkan perangkat ajar sesuai standar Outcome-Based Education Kemendiktisaintek — proses manual yang memakan puluhan jam tiap semester.

Volume Riset & Publikasi

Target luaran SINTA & Scopus terus naik, tapi tim peneliti kewalahan menelusuri ratusan paper, menyusun literature review, dan menjaga sitasi tetap akurat.

Beban Administrasi

Notulen rapat prodi, laporan akreditasi, dan dokumentasi tersebar di banyak file — sulit dicari kembali saat dibutuhkan untuk audit atau pelaporan BAN-PT.

Konsistensi Antar Fakultas

Kualitas dokumen akademik berbeda-beda antar prodi karena tidak ada alur kerja terstandardisasi yang bisa dipakai bersama seluruh staf.

Solusi

Satu platform, empat kemampuan yang bekerja bareng tim akademik

kakak.ai memasangkan agen riset, memori dokumen, dan alur kerja OBE dalam satu tempat — jadi dosen, peneliti, dan staf profesional bekerja dari fondasi yang sama.

Scholar & Scholar Agents

Riset & literature review otomatis

Menelusuri 200 juta+ paper lewat Scholar Search, menyusun literature review, dan merapikan sitasi APA/MLA/IEEE — dengan Cek Sitasi & Referensi agar tidak ada rujukan karangan.

Gap analysis terstrukturSitasi terverifikasiSelaras SINTA & Scopus

Knowledge Base

Memori dokumen institusi

Menyimpan RPS, dokumen akreditasi, dan kebijakan prodi dalam satu library yang bisa dirujuk AI — menjawab pertanyaan dengan mengutip halaman spesifik dari dokumen milik institusi.

Sitasi per halamanPerbandingan antar dokumenAkses per tim

Scholar Skills — OBE

Perangkat ajar Kurikulum OBE

Workflow siap pakai memandu penyusunan pemetaan CPL–CPMK, RPS, dan perangkat ajar sesuai standar Outcome-Based Education Kemendiktisaintek — dari draf sampai siap review.

Template CPL–CPMKRPS terstrukturKonsisten antar fakultas

Meeting Notes

Notulen rapat & pelaporan

Merekam rapat prodi dalam Bahasa Indonesia, mengekstrak keputusan, penanggung jawab, dan deadline — langsung rapi untuk laporan akreditasi dan audit BAN-PT.

Bahasa Indonesia + campuranAction item otomatisArsip dapat dicari
Estimasi Dampak

Potensi dampak yang bisa didiskusikan dengan pimpinan

~12 jam
berpotensi dihemat per dosen / minggu

Waktu penyusunan literature review, RPS, dan notulen bisa berkurang signifikan dengan alur kerja otomatis.

~3×
estimasi percepatan output riset

Tim peneliti berpotensi menyelesaikan draf artikel ilmiah dan gap analysis dalam waktu yang jauh lebih singkat.

100%
RPS terstruktur sesuai OBE

Skill Kurikulum OBE menghasilkan pemetaan CPL–CPMK dan RPS dengan struktur konsisten antar prodi, siap direview.

60+
model AI dalam satu platform

Tidak terkunci pada satu model — beralih model kapan saja dan tetap verifikasi sitasi lewat Cek Sitasi & Referensi.

*Angka bersifat ilustratif berdasarkan pola penggunaan skill-skill terkait, bukan hasil studi terkontrol pada satu institusi tertentu. Dampak aktual dapat berbeda tergantung workflow dan tingkat adopsi masing-masing kampus.

Coba kakak.ai untuk tim akademik Anda.

Mulai gratis tanpa kartu kredit. Untuk kebutuhan institusi — SSO kampus, dashboard analytics, dan kontrak — hubungi tim kami.