Di mana tahap tugas akhirmu sekarang?
kakak.ai Scholar bukan sekadar pencari paper. Ia menemani setiap fase — klik tahapmu dan lihat Scholar Skills yang bekerja, lengkap dengan tampilan workspace-nya.
Setiap kendala tugas akhir, ada Scholar Skill yang menjawab
Bukan search engine. Sebuah platform.
Google Scholar dan Semantic Scholar berhenti di hasil pencarian. kakak.ai Scholar menutup seluruh workflow akademik — mencari, memproses, menulis, memformat, hingga mempersiapkan sidang.
Pengajaran, penelitian, pengabdian. kakak menangani yang mekanis, kamu memimpin yang penting.
Satu ekosistem AI untuk ketiga Tri Dharma Perguruan Tinggi — dari kurikulum OBE dan bimbingan, publikasi terindeks SINTA/Scopus, hingga proposal pengabdian dan PKM. kakak menghamparkan peta dan merapikan administrasinya; otoritas akademik tetap di tanganmu.
Kenapa satu kakak.ai, bukan sepuluh aplikasi terpisah
Perjalanan akademik bukan satu tugas, melainkan rangkaian fase yang saling tersambung — mencari, membaca, menulis, memformat, hingga sidang. Sebagai ekosistem, kakak.ai menyatukan semuanya dalam satu ruang kerja: hasil satu alat langsung menjadi bahan alat berikutnya, dan konteksmu ikut mengalir — bukan hilang setiap kali berpindah aplikasi.
- →Satu konteks, lintas alatReferensi, catatan, dan draftmu dikenali di semua Scholar Skills — tak perlu menjelaskan ulang dari nol.
- →Hasil mengalir otomatisPaper jadi sitasi, sitasi jadi draft, draft jadi dokumen rapi yang siap dibawa ke sidang.
- →Tanpa pindah-pindah aplikasiTidak ada lagi copy-paste antar sepuluh tools yang memutus alur dan membuang waktumu.
Itu sebabnya kakak.ai punya banyak Scholar Skills — bukan untuk menumpuk fitur, tapi karena tiap fase akademik butuh alurnya sendiri, dan semuanya dirancang saling terhubung.
Dipakai lintas peran akademik
“Scholar bikin aku nemuin paper yang selama ini susah dicari. Bab II jadi dalam 2 hari, padahal biasanya seminggu.”
“Cross-check Scholar mendeteksi referensi lemah mahasiswa sebelum saya melihatnya. Saya bisa bimbing lebih banyak.”
“SLR yang biasanya 2 minggu sekarang bisa 2 hari. Paper search menemukan gap riset yang saya lewatkan.”